Sirop jadi bahan minuman favorit saat berbuka puasa. Sirop adalah bahan minuman yang terbuat dari larutan gula berbentuk cairan kental. Biasanya sirop digunakan untuk bahan campuran minuman karena memiliki rasa manis dan perasa buah yang segar.
Saat ini, ada banyak merek dan varian sirop yang beredar di pasaran. Namun cita rasa sirop klasik dari masa lalu memberikan kesan tersendiri. Di mana rasa dan aroma yang terkesan jadul dianggap mampu menghadirkan kembali kenangan manis dari masa kecil atau masa muda seseorang. Bahkan tak sedikit orang yang menyebut jika sirop jadul memiliki rasa yang khas, serta karakteristik yang sulit ditandingi oleh produk sirop baru.Deretan sirop jadul pun dihadirkan Hotel Ciputra World Surabaya sebagai pelepas dahaga setelah seharian berpuasa. Bahkan dari deretan sirop tersebut ada yang sudah diproduksi sejak zaman Belanda.
“Sirop jadul yang kami hadirkan merupakan sirop zaman dulu, yang ternyata masih diproduksi di Kota Surabaya, juga ada beberapa yang kami dapat dari luar kota Surabaya. Jadi kami memang blusukan untuk menemukan sirop-sirop jadul ini,” ujar Restoran Bar Manager Hotel Ciputra World Surabaya Catur Budi, kepada Basra, Senin (3/3).
Beberapa sirop jadul yang dihadirkan seperti sirop Siropen, Kurnia, Telasih, Tjempolay, dan masih banyak lagi. Sirop Siropen sendiri adalah minuman sirop yang pertama ada di Indonesia. Sirop ini telah hadir sejak zaman penjajahan Belanda, tepatnya sejak tahun 1923.
“Siropen ini diproduksi langsung di sebuah pabrik kuno yang masih eksis di Surabaya,” imbuh Catur.Selain sirop jadul, minuman nostalgia lainnya yang dihadirkan untuk berbuka puasa antara lain berbagai teh racik kemasan tempo dulu.
“Mulai dari teh Gopek, Bandulan, Villa, hingga teh Dandang. Semua ini merupakan merk teh zaman dulu,” tukas Catur.
“Kami ingin memberikan kesan mendalam bagi mereka yang ingin berbuka puasa sembari bernostalgia bersama para kerabat dan sahabat,” imbuhnya.